Delayed Gratification

Posted on 5 Januari 2011

0


Manusia belajar dan bekerja untuk mendapat kualitas hidup yang lebih baik, bisa berupa kepemilikan mobil yang lebih banyak, rumah yang lebih besar, mendapat pendidikan berkualitas, maupun hubungan yang bahagia dengan pasangan. Semua hal tersebut bisa menjadi pencapaian banyak orang dan untuk mendapatkannya diperlukan pengorbanan. Bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian.

Pada tulisan ini saya akan sedikit menjelaskan mengenai delayed gratification. Delay yang berarti penundaan dan gratification yang bisa diartikan sebagai kepuasan, kesenangan atau sesuatu yang menyenangkan.

Domjan (2009) menjelaskan bahwa salah satu hal yang membedakan anak kecil dengan orang dewasa ialah kemampuan untuk menunda. Anak kecil lebih sulit untuk menunda suatu yang hal yang menjadi keinginannya, sesuatu yang ia senangi atau bisa berupa reward.

Hal yang sama terjadi pada pecandu, apapun bentuk kecanduannya. Seorang yang sudah terkena adiksi akan mudah memberikan hal yang sangat berharga agar dapat melalukan atau mengonsumsi barang yang yang inginkan. Misalnya pada pecandu narkoba, diberikan dua pilihan, yakni mendapat 1 bungkus obat terlarang saat ini atau mendapat 3 bungkus obat terlarang 12 jam kemudian. Seorang pecandu lebih menghargai kekinian dibanding nilai dari barang yang didapatkan. Bandingkan dengan orang yang hendak berinvestasi, ia akan rela mengeluarkan uang 10 dolar hari ini untuk mendapatkan 100 dolar enam bulan kemudian.

Untuk menambah pemahaman mengenai delayed gratification, bisa melihat dua video dibawah ini. Kedua video ini didapatkan dari TED.com

Philip Zimbardo, psikolog, berbicara dalam TED Talk mengenai waktu yang mempengaruhi manusia dalam mencapai kebahagiaan.

Berikut ini merupakan video Joachim de Posada mengenai eksperimen delayed gratification pada anak kecil dan bagaimana hal tersebut bisa mempengaruhi masa depan mereka.

Terserah kepada diri kita sendiri apakah memutuskan untuk menunda atau tidak menunda kesenangan. Aplikasinya bisa dalam banyak hal; menunda pegi ke mall untuk mengerjakan tugas, menunda bermain internet untuk mengerjakan perkerjaan kantor, menunda untuk melakukan hubungan seks sebelum menikah, semua terserah pada pilihan kita.

Terimakasih telah membaca blog ini πŸ™‚

Tantangan dalam belajar dan bekerja merupakan pengalaman dan proses untuk mencapai hidup yang lebih baik. Good luck!

Daftar Pustaka

Domjan, M. (2009). The Principles of Learning and Behavior (6 Ed.). Belmont: Wardsworth.

Iklan
Posted in: Uncategorized